Arsitek ?

Amang & Omeng

Bagaimana memaknai profesi Arsitek?

Istilah arsitek seringkali diartikan secara sempit sebagai seorang perancang bangunan, yaitu orang yang terlibat dalam perancangan, merancang dan mengawasi konstruksi bangunan, yang perannya untuk memandu keputusan yang memengaruhi aspek bangunan tersebut dalam sisi estetika, budaya, atau masalah sosial.  Definisi tersebut belumlah lengkap, karena lingkup pekerjaan seorang arsitek sangat luas, mulai dari lingkup bangunan, lingkup kompleks bangunan, sampai dengan lingkup kota dan regional.  karenanya, lebih tepat mendefinisikan sebagai seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau lingkungan binaan. 

Sama seperti hidup, Arsitektur pun penuh dengan interpretasi, penuh dengan tujuan dan mimpi. Tujuan dan mimpi itu lah yg memaknai Arsitektur.  yap, saya bilang yang mampu memaknai sebuah profesi arsitek ini adalah Arsitek itu sendiri yang memiliki tujuannya masing-masing. 

Katakanlah untuk sebuah lingkungan arsitek dalam lingkup kecil seperti kampus, atau mungkin kita ambil contoh yang lebih kecil lagi seperti teman satu angkatan selalu memiliki interpretasi masing-masing terhadap peran mahasiswa arsitek atupun profesi arsitek nantinya.  Ada yang mengansumsikan bahwa nilai tinggi dalam akademisi adalah kunci keberhasilan arsitek, ada yang menganggap kehidupan sosial ketika menjadi mahasiswa bisa membawa arsitek menjadi sebuah profesi yang lebih bijak terhadap isu-isu sosial dimasyarakatnya, ada yang menganggap bahwa arsitek itu adalah sebuah tim kerja yang disetiap ide-idenya adalah hasil diskusi dan menurut saya pribadi jika saya menyimpulkan dari beberapa uraian artikel yang pernah saya baca.  Arsitek seharusnya lebih luas pengartiannya dari apa yang pernah orang tulis (bahkan saya sekalipun) pikir saja lalu coba uraikan masing-masing dari anda pasti ada saja yang terlewat dan lupa untuk ditulis kembali. 

Susah sekali menyetujui satu makna tapi tujuan berbeda, coba kita untuk berpikir mundur, bahwa tujuan arsitek selain materi financial harus berinovasi terhadap karya, perduli terhadap lingkungan, perduli terhadap sesama manusia dan makhluk hidup lain, perduli terhadap peradaban, negara, dunia atau alam semesta sekalipun. Tentu kita melupakan persaingan, melupakan hinaan untuk menjatuhkan, melupakan nilai, materi financial dll. Karena sesama manusia saling melengkapi selagi hidup dalam satu lingkungan, satu peradaban, satu negara, satu dunia bahkan satu alam semesta.  Sehingga makna dari seorang arsitek dapat disepakati secara global.
Arsitek ? Arsitek ? Reviewed by Rusyaidi Ahmad, ST on March 17, 2013 Rating: 5

No comments:

Pengunjung yang Baik Selalu Meninggalkan Komentar :)

Powered by Blogger.