SDN PAL BATU, Sekolah Diatas Rawa


Traveling & Teaching 9 1000_guru_kalsel | © irvan_akhmad
Sepi,  hening dan nyaman.  Begini suasana dinihari sesaat tiba di pasar persis didepan mesjid sekitar dermaga Danau Panggang.
Beberapa barisan nasi bungkus telah siap berjejer didepan warung-warung makan yang kami lewati.  Belum terlihat pun matahari pagi ini,  sembari menunggu adzan subuh ke-31 volunteer yang tergabung dalam 1000_guru_kalsel bersantai menikmati hening.  Terlihat beberapa  volunteer ikut bantu bus memarkir,  beberapa masih membersihkan muka lelap,  dan beberapa lagi sudah siap dengan kopi morning dibangku warung depan mesjid.

Sesuai rencana pagi ini, 31 volunteer 1000_guru_kalsel siap berbagi dengan Sekolah Dasar Negeri Pal Batu,  Sebuah sekolah yang beberapa waktu lalu kami sambangi saat survey.  Dalam kegiatan ini para volunteer membawa 100 tas donasi untuk 100 siswa, serta mengantarkan beberapa barang donasi lain yang telah terhimpun sejak sebulan lalu hingga berlangsungnya kegiatan pada tanggal 14-15 Oktober 2017.

Perjalanan Volunteer Menggunakan Kelotok Mesin | © sundari


Demi mencapai Desa Pal Batu,  Volunteer harus menempuh perjalanan susur sungai selama 1 jam setelah sebelumnya menempuh jalur darat selama 5 jam dengan menggunakan bus dari Banjarbaru.

Sebuah pengalaman menarik bagi mereka yang belum terbiasa dengan ritme kegiatan 1000_guru_kalsel yang cukup melelahkan. Dimulai sejak keberangkatan pada jumat tengah malam  hingga sejak tiba dilokasi Sabtu dinihari,  volunteer ber-estafet membagi waktu dengan mengemas antara barang pribadi dan donasi yang cukup banyak. Beruntung, tiap kegiatan 'traveling and teaching' para volunteer rela untuk saling membantu dengan berbagi tugas.

Dalam perjalanannya, 1000_guru selalu mengajak orang-orang baru untuk ikut bersama berkontribusi menjadi guru sehari demi pendidikan anak sekolah pedalaman.  Sukses juga bagi 1000_guru_kalsel membuat para volunteer yang belum saling kenal, seperti  seakan-akan bertemu sahabat yang sudah lama terpisah.
Baca Juga :
Volunteering Bersama 1000 Guru Kalsel di SDN Belangian & SD Pa'au

Seperti perjalanan survey lalu,  menuju desa Pal Batu menyimpan banyak kisah menarik.  Seperti menyisir luasnya hamparan ilung yang terombang-ambing akibat perahu yang hilir mudik, bentangan titian panjang, serta ratusan burung camar beterbangan bak penyambutan terhadap kami masih terasa pada hari tersebut.



Tidak jauh dari sekolah sebuah dermaga kecil dibawah jembatan gantung, kelotok kemudian ditambatkan ditepinya.  tersembunyi diantara rimbunnya barisan ilung (eceng gondok). 
Pemandangan pertama didermaga terlihat beberapa warga paruh baya sedang berkumpul, mereka tengah asik memanen hasil tangkapan ikan sungai dari pada rengge. Rengge adalah nama lain alat tangkap ikan yang terbuat dari jaring nylon.

Dikejauhan,  pemandangan lain juga terlihat Bapak Pembakal dan istri menunggu didepan rumah tepat diujung dermaga. Nampak serasi  memang, kompak dengan kemeja Sasirangan ungu bercorak khusus. Bukan hanya itu, mereka mengisyaratkan bahwa mereka juga begitu ramah dan terbuka akan kedatangan volunteer 1000_guru_kalsel. Sebuah kesan yang tersampaikan kepada kami sekumpulan tamu begitu jelas. 


Warga paruh baya sedang asik memanen hasil tangkapan sungai | © rusyaidiahmad
Iwaknya dibagi dua, yang ini gasan dijual. amun yang itu gasan diumpani kaiwak Tauman" - begitu kata bapak paruh baya yang sempat saya tanyai.

Hasil tangkapan ikan sungai | © rusyaidiahmad
Irvan_akhmadDedy Rosyadi didepan rumah pembakal  | © rusyaidiahmad

Traveling & Teaching 9 dari 1000_guru_kalsel  | © rusyaidiahmad

Siswa SDN PAL BATU | © rusyaidiahmad

ASIKNYA IKUT TRAVELING &  TEACHING

Pukul 09.00 Wita, volunteer tengah menyapa adik-adik siswa SDN Pal Batu di halaman terbuka depan kelas.

Halaman yang beralaskan susunan papan ulin berkonstruksi panggung ini cukup menampung kami samua beserta seluruh murid, cukup luas dan cukup kokoh. Bahkan lebih banyakpun masih mampu~

Pada saat sesi Ice Break,  terlihat siswa begitu antusias terhadap volunteer yang mengajak mereka berjoget, tidak hanya sekedar melepas kantuk pagi ini ice break sekaligus membantu mendekatkan diri terhadap mereka.

Saatnya Kuis Oleh Volunteer Bernama Syawli Syahri |  © irvan_akhmad

Sesi dikelas adalah inti dari kegiatan 'Teaching' hari ini, disini volunteer bisa berinteraksi lebih dengan siswa melalui materi, games, ataupun kuis berhadiah. 

100 Tas Sekolah Untuk 100 Siswa SDN Pal Batu | © muhammad__rezqi
Ada banyak hal mengejutkan ketika menjalani proses mengajar dikelas, terlebih adalah pengalaman tiap volunteer dalam setiap kelasnya.

Salah satunya, menarik disimak cerita seorang murid bernama Sadri. Sadri bukan seperti murid pada umumnya, seorang Sadri pandai melantunkan madihihin. Sebuah kesenian khas Suku Banjar yang belakangan telah jarang kita jumpai di Kota. Lantang dan lancar Sadri melantunkan madihin yang berkonten sindiran berkemas jenaka, hal ini tentu saja sontak membuat para volunteer tertawa terbahak-bahak bersama para murid lain dan guru yang menyaksikan dari balik luar jendela.

Madihin (berasal dari kata madah dalam bahasa Arab yang berarti "nasihat", tetapi bisa juga berarti "pujian") adalah sebuah genre puisi dari suku Banjar. Puisi rakyat anonim bergenre Madihin ini cuma ada di kalangan etnis Banjar di Kalsel saja. Sehubungan dengan itu, definisi Madihin dengan sendirinya tidak dapat dirumuskan dengan cara mengadopsinya dari khasanah di luar folklor Banjar (Wikipedia).
Sadri, Murid Kelas 3 SDN Pal Batu | © rusyaidiahmad

Untuk hal-hal sederhana seperti inilah yang membuat kami begitu antusias untuk terus melanjutkan dari kegiatan satu menuju kegiatan selanjutnya. Harapan kami untuk kegiatan selanjutnya 1000 guru bisa lebih banyak membantu murid-murid sekolah pedalaman.  Lebih banyak bertemu dengan orang-orang dermawan sebagai volunteer yang rela berbagi dan meluangkan waktunya pergi menuju pedalaman Kalimantan Selatan.

Mengajari mereka mencintai sketsa| © irvan_akhmad

31 Volunteer 1000_guru_kalsel | © irvan_akhmad
Alif - Mardi - Nisa - Rina - Fuji - Lisa - Khairil - Ridha - Sundari - Adel - Tiara - Karina - Syawli - Baihaqi - Olie - Nurul - Achy - Ganis - Rezqi - Ferdi - Suryo - Nisa - Verda - Anggun - Andika

25 Volunteer Terpilih Mengajar di SDN Pal Batu Kalimantan Selatan 

Terima Kasih untuk orang-orang baik yang luar biasa.  Semoga bertemu kembali dilain waktu ditempat yang berbeda.

T-Shirt Traveling & Teaching 9 1000_guru_kalsel
berkolaborasi bersama Brand Lokal
Your Heritage Cloth

Model : Adel (Volunteer 1000 Guru Kalsel)

Baca Juga :
Volunteering Bersama 1000 Guru Kalsel di SDN Belangian & SD Pa'au
SDN PAL BATU, Sekolah Diatas Rawa SDN PAL BATU, Sekolah Diatas Rawa Reviewed by Rusyaidi Ahmad, ST on October 22, 2017 Rating: 5

2 comments:

  1. Luar biasa!
    Inilah yang perlu dilakukan pemerintah.
    Kunjungi daerah pedalaman. Ketahui apa yg terjadi di daerah pedalaman.
    Agar kebijakan2 yang akan di keluarkan bisa sesuai juga dengan daerah pedalaman.
    Sukses terus untuk 1000 guru kalsel.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga kegiatan seperti tetap akan terus berlangsung.. :)

      Delete

Pengunjung yang Baik Selalu Meninggalkan Komentar :)

Powered by Blogger.