Jejak-Jejak di Jogja : Batik Tulis dari Giriloyo


Seolah teman lama,  seorang wanita paruh baya menjelaskan dengan terbuka bagaimana menghasilkan batik terbaiknya | ©rusyaidiahmad 

Terik siang ini pengrajin Batik tulis aktif menggurat motif diatas kain, dengan lihainya pengrajin memotif menggunakan canting yang telah terisi malam panas. 

Berjalan di sebuah tempat bernama Jogja,  rasanya belum lengkap jika belum menemukan jawaban dari rasa penasaran. Dari dahulu saya ingin sekali melihat proses pengrajin batik menyelesaikan sebuah karyanya.

Giriloyo adalah tujuan kami hari ini,  hanya berjarak kurang lebih satu jam perjalanan menuju arah selatan Yogyakarta. Menyenangkan perasaan saya hari ini jika memang harus menjumpai beberapa pengrajin batik.  Menggambar juga menjadi kegemaran saya,  terlebih jika harus mendapatkan pengalaman dengan bertukar pikiran sejenak tentang cara membatik cukuplah membuat saya lega.

Batik tulis,  seperti itulah dikenal oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.  Rasanya hampir sudah tidak ada yang tidak mengenal batik, kain khas Indonesia yang kini sudah dikenal dibelahan negeri hingga mancanegara.

Seraya mengikuti perkembangan zaman,   batik telah memiliki alternatif cara pembuatan.  Diantaranya adalah batik dengan proses pembuatan "cap".  Batik dengan cap sendiri adalah batik dengan produksi masal dengan pattern yang telah tersedia.


BATIK TULIS
Berbeda dengan batik cap,  batik tulis masih dijaga cara pembuatannya sebagai warisan budaya yang tidak pernah luntur.  
Meski pengerjaan batik tulis tergolong lama, dan memiliki harga yang lebih ekslusif hal ini tidak mengurangi minat batik tulis itu sendiri dimata para pecintanya. 



Untuk bisa menyelesaikan sebuah batik tulis bisa sampai dua bulan mas". Terang seorang pengrajin wanita paruh baya kepada saya. 
Membuat batik tulis memiliki beberapa tahapan proses,  proses pertama adalah proses yang paling menentukan bagaimana motif akan terbentuk. Garis dan pola motif diseledaikan dalam tahap pertama,  sebelum memasuki proses tahapan pewarnaan blok buka tutup dengan menggunakan lilin (malam). Proses buka tutup blok ini bisa saja dilakukan hingga berkali-kali bergantung pada hasil yang diinginkan. 
Hal inilah yang mempengaruhi lamanya pengerjaan batik hingga menjadi sebuah karya. 


Rasanya ingin sesekali mencoba menyelesaikan batik tulis sendiri, semoga.... 
Jejak-Jejak di Jogja : Batik Tulis dari Giriloyo Jejak-Jejak di Jogja : Batik Tulis dari Giriloyo Reviewed by Rusyaidi Ahmad, ST on January 25, 2018 Rating: 5

No comments:

Pengunjung yang Baik Selalu Meninggalkan Komentar :)

Powered by Blogger.